Konsentris.id
24/05/2026
Ketakutan tidak selalu hadir dalam bentuk suara tembakan atau ledakan kekerasan. Kadang, ia hidup pelan dalam pengawasan, curiga, dan perasaan diawasi terus-menerus.
Di Papua, ketakutan semacam itu perlahan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sebuah pembacaan atas Ndugama: Penjara Tanpa Pagar dan bagaimana politik ketakutan bekerja dalam kehidupan sosial Papua.
Esai selengkapnya 👇
--------------------------------
Papua: Politik Ketakutan Tak Kasatmata Papua bukan semata wilayah konflik bersenjata, melainkan lanskap sosial yang ditempa politik ketakutan: rasa curiga, pengawasan, dan kekerasan. Pembacaan atas Ndugama: Penjara Tanpa Pagar memperlihatkan pengalaman orang Papua tidak berhenti pada soal keamanan negara, tetapi juga cara republik memben...
11/05/2026
Siapa yang merasa berhak menanyakan aktivitas jurnalis lewat telepon?
Dan sejak kapan ruang sipil mulai terbiasa diawasi?
Ini bukan pertanyaan yang berdiri sendiri. Ia bergerak pelan, di banyak tempat—dan sering kali dianggap wajar.
Catatan ini menelusuri pola yang kerap luput dijelaskan.
Baca selengkapnya 👇
https://konsentris.id/pertanyaan-yang-tak-dijawab/
Pertanyaan yang Tak Dijawab Seorang jurnalis menerima telepon berulang tentang aktivitas jurnalistiknya. Pola serupa menjalar saat diskusi, organisasi, dan ruang sipil mulai disentuh oleh kehadiran yang tidak selalu tampak terang. Dari satu panggilan ke panggilan lain, tumbuh kesadaran bahwa yang bekerja bukan sekadar kontrol,...
20/04/2026
Sejumlah program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat bergerak seragam dari pusat ke berbagai daerah. Di banyak tempat, program-program ini hadir dalam bentuk yang cepat dan seragam, namun tidak selalu bertemu dengan kebutuhan yang hidup di masyarakat.
Di satu rumah sederhana, seorang buruh bangunan menimbang ulang makanan yang dibawa anaknya. Di desa lain, bangunan koperasi berdiri tanpa benar-benar dipahami warga. Di tempat berbeda, proyek serupa justru ditolak karena dianggap tidak lahir dari kebutuhan bersama.
Dari rangkaian situasi ini, muncul satu pola yang berulang: kebijakan hadir sebagai keputusan yang sudah jadi, bukan proses yang tumbuh dari kehidupan sosial.
Simak laporan selengkapnya 👇
-----------------------------------------
Dari MBG ke Sekolah Rakyat: Ketika Kebijakan Dipaksakan Sejumlah program—Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat—bergerak seragam dari pusat ke lapangan. Di satu rumah sederhana, seorang buruh bangunan menimbang ulang makanan yang dibawa anaknya; di desa lain, bangunan koperasi berdiri tanpa pernah benar-benar dipahami war...
08/04/2026
Senja baru saja turun ketika ketukan terdengar di pintu kantor LBH Manado. Seorang tentara berdiri di ambang—tanpa suara tinggi, tanpa ancaman. Ia hanya meminta satu hal.
Peristiwa seperti itu tidak berdiri sendiri. Dari Manado hingga Lampung, kehadiran militer di ruang sipil perlahan mengubah cara orang berbicara—dan memilih untuk diam. Ruang diskusi tak lagi sepenuhnya netral; ia mulai diawasi, diukur, dan dipenuhi kehadiran yang membuat orang berpikir ulang sebelum bersuara.
Di situlah rasa takut bekerja: pelan, nyaris tak terlihat, namun terus-menerus—hingga kepatuhan terbentuk tanpa perintah.
Baca liputan lengkapnya:
-----------------------------------------
Militer di Ruang Sipil: Kepatuhan Tanpa Perintah Kehadiran militer di ruang sipil bukan lagi peristiwa sporadis, melainkan pola sistematis. Dari Manado, Sumatra Barat, hingga Lampung, ruang pertukaran gagasan tak lagi sepenuhnya netral—ia mulai diawasi dan diukur. Rasa takut diproduksi secara halus dan terus-menerus, hingga kepatuhan terbentuk t...
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the organization
Website
Address
Bandar