PEDIR Museum
01/01/2026
26/09/2025
Mata Uang Timah (Keuh) Kerajaan Aceh Darussalam
Keuh, salahsatu adalah mata uang Kerajaan Aceh Darussalam, umumnya berupa koin timah (dikenal sebagai Caxa oleh Portugis dan Kasha oleh Belanda). Nilai tukar dasarnya cukup kecil: 1.600 Keuh setara dengan satu Kupang perak, dan empat Kupang setara dengan satu Dirham emas. Penggunaan Keuh berkembang di Kerajaan Aceh Darussalam. Pada masa Sultan Syamsul 'Alam (1723), muncul Keuh Cot Bada dari seng (zink) yang hanya beredar lokal, dengan kurs 140 Keuh setara satu Ringgit Spanyol. Masa berikutnya, Sultan 'Alauddin Ahmad Syah (1723-1725) menetapkan Keuh timah senilai 800 keping per satu Ringgit Spanyol, yang berarti satu Dirham setara 200 Keuh. Pembuatan mata uang ini terus berlanjut hingga masa Sultan A'lauddin Mahmud Syah (1870-1874), menjelang perang dengan Belanda, meskipun bentuknya bervariasi sesuai kurs terhadap Ringgit Spanyol. Pembuatannya sendiri dilakukan dengan teknik tuangan menggunakan acuan batu, menyerupai cara pembuatan peluru timah.
Koleksi: Masykur Syafruddin(Luengputu Manuskrip Aceh) - PEDIR Museum
Meuseuraya Akbar 2025. Kolaborasi Mapesa Aceh dengan Komunitas Beulangong Tanoh, PEDIR Museum, Aceh Darussalam Academy
didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI LPDP Kementerian Keuangan RI
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the museum
Telephone
Address
Jalan PEDIR Museum, Mns Blang Glong, Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya
Banda
24184
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
| Sunday | 09:00 - 17:00 |