acehmatadonya
07/09/2025
09/11/2022
Bireuen- Keuchik Mauliadi sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah merealisasi pembangunan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Gandapura.
Keuchik Gampong Tanjong Raya yang dikenal vokal disaat Musrenbang kecamatan tersebut, juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan Keuchik di Gandapura yang sama-sama turut memperjuangkan usulan dari gampong, kecamatan hingga ke Musrenbang Kabupaten pada 2021 lalu.
"Alhamdulillah dari kami selaku Keuchik di Kemukiman Buket Antara dan Buket Rata atas terealisasinya pembangunan ruas jalan tahun 2022 ini oleh Pemkab Bireuen, diantaranya, ruas jalan Gle Kuprai (Keude Geurugok), lanjutan ruas jalan Cot Jabet - Pante Sikumbong, Paloh Me- Pulo Gisa, Cot Teube - Pulo Gisa dan Monjeurejak-Tanjong Raya," jelasnya.
Untuk kedepan dia juga berharap, agar ruas jalan Tanjong Mesjid-Blang Kubu, Paya Kareung- Dama Kawan dan Cot Rambat - Dama Kawan untuk dibangun, karena sudah memprihatinkan.
"Kami berharap, juga dibangun ruas jalan Tanjong Mesjid-Blang Kubu, Paya Kareung- Dama Kawan dan Cot Rambat - Dama Kawan, karena jalan tersebut belum pernah dibangun sama sekali sejak Indonesia Merdeka. Karena kondisi sangat memprihatinkan yang berlubang dan tergenang air di musim hujan seperti saat ini," ungkap Keuchik Mauliadi dengan nada lantang.
"Kepada para Keuchik, khususnya di Kemukiman Buket Rata dan Buket Antara, agar mendukung penuh usulan ruas jalan yang terbangun, pada Musrenbang Kecamatan 2023 yang akan segera digelar penghujung tahun ini," harap Keuchik yang juga petani cabe itu.
Hal tersebut juga dikuatkan oleh Keuchik Desa Tanjong Bungong, Ramzi, S.Pd, menurutnya, ruas jalan yang sudah dan sedang dibangun dalam tahun ini, merupakan perjuangan para keuchik Gandapura khususnya Kemukiman Buket Antara dalam Musrenbang kecamatan hingga kabupaten.
"Saya sudah menjabat dua periode Keuchik, kami sudah lama memperjuangkan jalan tersebut untuk dibangun, Alhamdulillah tahun 2022 ini sudah dibangun, karena jalan tersebut sangat vital untuk memudahkan transportasi anak anak sekolah, mengangkut hasil pertanian dan lainnya, mencakup akses sejumlah desa di dua kemukiman dan tembus ke Kecamatan Makmur," jelas Ramzi.
09/11/2022
Aceh Utara - Sejumlah ruas jalan induk di wilayah Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara rusak akibat tak kunjung ada perbaikan dan perawatan. Warga pun mengeluh jalan rusak hingga banyak korban. Hal ini disampaikan Ketua DPR Aceh Saiful Bahri saat meninjau langsung kondisi jalan rusak di sejumlah titik usai menerima keluhan masyarakat.
Pantauan Saiful Bahri, sejumlah jalan rusak itu diantaranya mulai dari Simpang Len P**a sampai ke Cot Nibong dan jalan induk Keude Beureungang sampai ke Simpang Tiga pasar minggu yang kondisi jalannya sangat memprihatinkan, Minggu (06/11/2022).
Sapaan akrab Pon Yahya ini mengatakan, peninjauan ini dilakukan oleh politisi Partai Aceh ini guna mendengar langsung keluhan warga. Pasalnya, kondisi jalan rusak tak hanya membuat transportasi macet, namun juga kerap membahayakan pengendara.
“Ini terkait jalan rusak yang sering disuarakan oleh masyarakat setempat karena dampaknya sangatlah besar. Jalan tersebut masuk kategori jalan induk dan kehadiran kita juga dari Partai Aceh juga untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Ketua DPR Aceh Saiful Bahri kepada AcehJurnal.com, Senin (7/11/2022).
Menurutnya, peninjauan ini dilakukan untuk menyikapi keluhan masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Legislatif dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Pon Yahya menjelaskan, selama perjalan itu lebih kurang 40 kilometer saat memantau kondisi jalan yang rusak sehingga kondisinya kian memprihatinkan.
“Selain jalan rusak juga ada satu unit jembatan yang sudah roboh, jembatan tersebut terletak di Alue Bate Beukah, Sido Mulyo Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara,” ujar Pon Yahya.
Pon Yahya merincikan parahnya kondisi jalan tersebut. Mulai dari perbatasan Aceh Utara dengan Lhokseumawe sampai dengan jalan Induk Simpang Tiga Pasar Minggu di Sido Mulyo kecamatan Kutamakmur. Ratusan titik dengan beragam kerusakan seperti amblas sebagian, lubang-lubang yang menganga, retakan-retakan, bahkan gerusan air yang terus menerus menghempang sehingga semakin menghancurkan badan jalan.
05/11/2022
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan puncak gelombang varian baru COVID-19 diprediksi terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan. Hal ini diungkapkannya dalam postingannya di akun Instagram pribadinya (.pandjaitan) baru-baru ini.
"Berdasarkan berbagai data yang telah kami amati dan berangkat dari trajectory kasus COVID-19 yang lalu, puncak gelombang berbagai varian baru ini diperkirakan akan terjadi pada satu hingga dua bulan ke depan," tulisnya dalam postingan Instagram yang dilihat detikcom, Sabtu (5/11/2022).
"Namun, varian baru ini diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun, yakni puncak Omicron yang lalu," lanjut dia.
Baca artikel detikHealth, "Luhut Sebut Puncak COVID-19 Varian Baru Tiba 2 Bulan Lagi, RI Mulai Waswas?" selengkapnya.
Melihat itu, Luhut menegaskan agar semua pihak tetap waspada dan cermat. Hal itu merujuk pada lonjakan kasus COVID-19 yang kembali terjadi beberapa hari ini. Data terakhkr per Jumat (4/11), kasus baru harian mencapai 5.303.
Dalam postingannya, Luhut mengungkapkan kenaikan kasus untuk wilayah Jawa-Bali. Ia juga menyorot angka kematian di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
"Khusus untuk wilayah Jawa-Bali peningkatan kasus konfirmasi harian terlihat di seluruh Provinsi Jawa dan Bali. Selain itu peningkatan angka kematian utamanya di Jawa Tengah dan DIY juga naik cukup signifikan," sambungnya.
Melihat kondisi itu, Luhut menyebut pemerintah akan terus berkaca pada kasus dan pola COVID-19 yang terjadi di negara lain. Ini merupakan salah satu cara untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi di ke depannya.
Terkait kasus harian yang kembali menyentuh angka 5.000 kasus, pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk membendung terjadinya keparahan yang lebih dalam yang disebabkan subvarian Omicron XBB. Misalnya seperti meningkatkan capaian vaksinasi booster dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan.
"Hari ini saya juga menegaskan kembali bahwa pemerintah akan terus menggunakan PPKM Level sebagai basis pengetatan kegiatan bagi masyarakat yang akan terus dilakukan evaluasinya," kata Luhut.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Banda
23243