Quarsa.id
03/02/2022
INFERNO
Amira Zahra
Darahku, mengalir sampai ke ujung kuku
Darahku, membuat kejang-kejang tubuh
Darahku, memberi rasa ngilu
Hilang sudah kewarasanku
Setelah gejolak api memburu
Serta peluh memuncrat melalui pori
Berlomba-lomba melepaskan diri dari inferno
Darahku, bikin menjerit
Darahku, menembus kulit
O, tidak
Itu bukan darahku
Melainkan darah bajingan itu
Bajingan dengan kepala batu
Ialah sesosok makhluk
Dengan rupa buruk dan bau busuk
Ia terbatuk-batuk
Gigi-giginya menggeletuk
Ia lalu menyalak layaknya setan terkutuk
Sebab terluka oleh amarah yang kubentuk
Darahku, menyegel lisan
Darahku, memberi kekuatan
Darahku, menyihir hati dan pikiran
Kujejali ia dengan api yang membara
Kuhempaskan ia dari surga dunia
Kulepaskan tawa dengan gembira
Dendam yang selama ini kupendam
Berakhir dengan darahku yang padam
25/01/2022
Surat Rindu Malam
Khaan Rayhan
Izinkan aku memeluk
Beberapa kesepianmu
Aku sanggup memeluknya
Sambil berselimut dingin malam
Berkawan hantu kesunyian.
Izinkan aku menadah
Tetes-tetes air mata kesepianmu
Aku akan menadahnya
Dengan berlembar-lembar surat
Atau puisi yang kutulis
Di robekan mimpi.
Setelahnya lampu kamar
Akan aku padamkan.
Tiada puisi malam ini.
2022
Click here to claim your Sponsored Listing.