Merapi_News

Merapi_News

Share

11/07/2026

YOGYAKARTA — Warga Yogyakarta dihebohkan dengan penampakan fenomena alam langka di langit malam ini. Sebuah benda langit yang diduga kuat sebagai meteor berwana hijau menyala terpantau melintas dengan sangat jelas, Sabtu (11/7/2026).
Berdasarkan laporan saksi mata, fenomena tersebut terjadi sekitar pukul 21:41 WIB. Posisinya terlihat jelas oleh pengendara dan warga yang berada di sekitar kawasan Simpang Patung Elang, Maguwoharjo, Sleman.
“Tadi pas lagi di jalan lewat area Patung Elang Maguwoharjo, tiba-tiba di langit arah utara ada cahaya hijau terang jatuh ke bawah. Cepat sekali kejadiannya,” ujar salah satu warga yang melintas di lokasi. Karena posisi sedang berkendara, momen langka tersebut sayangnya tidak sempat diabadikan melalui foto maupun video.
Cahaya meteor berwarna hijau (sering disebut sebagai green fireball) umumnya terjadi karena kandungan elemen kimia pada batuan meteor tersebut, seperti nikel atau magnesium, yang terbakar hebat saat bergesekan dengan atmosfer bumi. Arah jatuhnya yang menuju ke utara diperkirakan mengarah ke kawasan Gunung Merapi atau lereng Sleman bagian atas jika dilihat dari sudut pandang Maguwoharjo.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak stasiun klimatologi maupun ahli astronomi setempat mengenai ukuran maupun lokasi pasti jatuhnya serpihan meteor tersebut. Warga diimbau untuk tetap tenang karena fenomena meteor jatuh merupakan hal yang lumrah terjadi dan biasanya habis terbakar di atmosfer sebelum menyentuh tanah.
Bagi Anda yang tinggal di area Sleman, Klaten, atau Boyolali, apakah sempat melihat kilatan cahaya hijau yang sama malam ini?

Source: obie

11/07/2026

Halo min, saya ingin berkeluh kesah tentang Trans Jogja jalur 15
Apakah tiap di Palbapang kalau lagi ngetem bener2 harus sampe penuh penumpangnya baru jalan bisnya? Khususnya ketika musim libur.
Kasihan halte yang sisi utaranya Palbapang.. kalau dari Palbapang selalu dipenuhi, penumpang yang mau naik dari halte sepanjang Jalan Bantul jadi ga bisa naik. Bisa 5 bis berturut2 penuh.

Untuk kursi prioritas jelas2 sudah ditempel stiker yang mana kursi tersebut untuk difabel, lansia, ibu hamil tapi ada penumpang yang masih muda2 malah duduk dikursi prioritas. Ga harus dikursi prioritas juga, tapi kalau didalam bis penuh kemudian ada lansia, anak2 naik ga diberi tempat duduk.
Memang betul, jika berdiri dari Malioboro sampai Palbapang itu melelahkan tapi apa ga kasian liat orang tua posisi gendong anak berdiri didalem bis dari Malioboro sampe Palbapang?
Kecuali sedang tidak enak badan kemudian duduk sepanjang jalan pasti dimaklumi.

Saya ingin memberi saran, khususnya untuk hari libur
Bisakah tidak setiap bis diisi penuh dari Palbapang? Misalkan bis 1 diisi penuh, bis 2 diisi penuh, bis 3 jangan dipenuhi.. sisakan ruang sedikit untuk penumpang yang ingin naik di halte sepanjang Jalan Bantul.

Ngapunten njih, untuk pramugara dan pramugari juga ikut mengingatkan para penumpang khususnya yang masih muda dan sehat agar memberikan tempat duduknya kepada Ibu hamil, lansia dan difabel.

Terima kasih
Mohon akun saya disamarkan njih

Want your business to be the top-listed Media Company in Yogyakarta City?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address

Yogyakarta City
55583