Jabar Update

Jabar Update

Share

09/06/2026

Ini dia buah yang aman buat anabul kamu! 🐱🐈

Beli buah pakai Shopee Belanja Instant aja, DISKON 50% Tiap Jam 9 Pagi dan Gratis Ongkir Rp0 lhooo!

Yuk checkout di Shopee sekarang!

09/06/2026

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, pengelola Taman Kehati Kota Bandung, komunitas peduli lingkungan, Jaga Leuweung, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Taman Kehati Kota Bandung pada Jumat, 5 Juni 2026.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Pada kegiatan tersebut, para peserta melakukan penanaman berbagai jenis tanaman keras dan tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang memiliki manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial. Salah satu jenis tanaman yang ditanam adalah alpukat, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam mendukung fungsi lingkungan maupun meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.

Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Jemmy Marwitha, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi untuk masa depan dan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

09/06/2026

Jawa Barat kembali menjadi tuan rumah dari serangkaian event menarik yang digelar bulan Juni 2026. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 20 event akan berlangsung di sejumlah kabupaten/kota.

Daftar event unggulan di Jawa Barat pada Juni 2026 :
6 Juni: KRB 200 Ultra (Kota Bogor)
6 Juni: Bandung Kota Angklung Festival (Kota Bandung)
6-7 Juni: Bogor Hujan Onthel (Kota Bogor)
7 Juni: Ma'soem Run 2026 (Kabupaten Sumedang)
7 Juni: Dusun Bambu Trail Run 2026 (Kabupaten Bandung Barat)
9 Juni: Festival Kreasi Pagelaran Seni Budaya (Kota Bandung)
11 Juni: Galuh Ethnic Carnival (Kabupaten Ciamis)
11-14 Juni: Hari Syukuran Nelayan Ujung Genteng (Kabupaten Sukabumi)
12-14 Juni: West Java International Industry and Trade Expo (Kota Bandung)
13 Juni: Momenta Festival (Kota Bandung)
13-16 Juni: Batu Hiu Culture Festival: Ruat Jagat Sila Saamparan (Kabupaten Pangandaran)
14-19 Juni: Seren Taun Cigugur (Kabupaten Kuningan)
16 Juni: Ampih Pare & Bubur Sura (Kabupaten Garut)
16 Juni: Syukuran Nelayan Kab Pangandaran (Kabupaten Garut)
16 Juni: Sidekah Bumi dan Festival jajanan Lembur (Kota Bogor)
18-20 Juni: Jampang Manggung (Kabupaten Sukabumi)
20 Juni: Ngabuku Taun (Kabupaten Pangandaran)
20 Juni: Pesta Bebas Berselancar (Kota Bogor)
22 Juni: Bandung Philharmonic Orchestra (Kota Bandung)
23 Juni: Festival Kreasi Pagelaran Seni Budaya (Kota Bandung)
25-28 Juni: Gedebage Jazz Festival (Kota Bandung)
26-27 Juni: Sedekah Bumi (Ngunjung) Pedati Gede Pekalangan (Kabupaten Cirebon)
26-28 Juni: Sunda Karsa Fest - Karya Kreatif Jawa Barat (Kota Bandung)
27 Juni: Bogor Cultural Fest (Kota Bogor)
27 Juni: Bandung Philharmonic Orchestra (Kota Bandung)
27 Juni: Nyawang Bulan (Kabupaten Bandung)
27 Juni: Helaran HJB ke-544 (Kota Bogor)
27 Juni: Pangandaran Explore Trial Adventure (Kabupaten Pangandaran)
27-28 Juni: Westjava Technofest 2026 (Kota Bandung)
28 Juni: Tiento Run (Kota Bandung)
*Juni: Festival Baso Aci (Kabupaten Garut)

09/06/2026

Sejumlah event sukses digelar di Jawa Barat sepanjang Mei 2026. Menurut data, terdapat 19 event di 12 kabupaten/kota yang berhasil menarik 1.738.500 pengunjung dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp 101,8 miliar.

Event-event tersebut beragam jenisnya, mulai dari atraksi budaya, pameran, festival musik, serta festival kuliner. Yang paling meriah tentunya kegiatan Milangkala Tatar Sunda yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dari data pengunjung, terdapat 1.213.500 orang yang memeriahkan rangkaian kegiatan di event tersebut. Sedangkan dari perputaran ekonomi, Milangkala Tatar Sunda menghasilkan Rp 85,1 miliar.

Konsep acara Milangkala Tatar Sunda memang dibuat sedemikian rupa agar masyarakat bisa berbondong-bondong melihat kemeriahan Kirab Budaya yang diadakan di beberapa kabupaten/kota. Rangkaian acara digelar dari 2-17 Mei dengan melibatkan ribuan pelaku seni budaya.

Selain Milangkala Tatar Sunda, jumlah pengunjung event terbanyak juga dicatatkan oleh Festival & Gelar Budaya Hari Nelayan ke-66 yang dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi. Terdapat 10 ribu orang lebih yang menyaksikan langsung acara tahunan di Pantai Palabuhanratu ini.

Melengkapi peringkat tiga besar, ada Bragaversary dengan 8.750 pengunjung. Sementara dari sisi perputaran ekonomi, posisi dua ditempati Indobuild Tech Expo dengan raihan Rp 2,45 miliar, dan Tau Tau Fest dengan Rp 2,40 miliar.

Data lainnya juga mencatat, sepanjang bulan Mei 2026 terdapat 2.862 pelaku UMKM/ekonomi kreatif yang meramaikan event-event di Jawa Barat. Selain itu, total ada 11.529 pelaku seni budaya dan 6.582 tenaga kerja yang turut menyukseskan kemeriahan event pada Mei 2026. Hal tersebut membuktikan bahwa aktivasi event menjadi penggerak ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

09/06/2026

Pas banget, ada yang lebih hemat buat agenda kamu nonton film favorit 😍

Beli tiket bioskop diskon s.d. 25RB dengan pembayaran menggunakan ShopeePay dan SPayLater di aplikasi ShopeePay 🥳
Yuk, cobain sekarang!

09/06/2026

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya menambah jumlah karya budaya di daftar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Sejauh ini Pemprov Jabar terus mendorong 27 kabupaten/kota untuk lebih aktif mengusulkan karya budaya di daerahnya sebagai bentuk komitmen pengembangan budaya ke tingkat Nasional, sekaligus memperkuat daya tarik wisata.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan saat menghadiri  Press Conference & Talkshow Akulturasa ITB 2026, Selasa 2 Juni 2026. Dirinya menargetkan, setiap tahun setidaknya ada 100 karya budaya yang terdaftar di WBTB tingkat Nasional.

"Kalau bisa setahun minimal ada 100. Target pusat 1.000 (karya budaya) seluruh Indonesia, kita harus ambil 100 sampai 200. Teman-teman kabupaten/kota akan terus kita dorong," ucapnya.

Menurutnya, masih banyak potensi budaya di berbagai daerah yang belum terdokumentasikan dan diusulkan secara resmi. Padahal terdapat berbagai tradisi, kuliner, seni pertunjukan, hingga pengetahuan lokal yang memiliki peluang besar untuk mendapat pengakuan sebagai warisan budaya.

Kadisparbud menambahkan, pencatatan WBTB juga dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata. Sebab saat ini wisatawan tidak sekadar mencari tempat untuk berlibur, tetapi juga pengalaman yang memiliki nilai edukasi dan cerita tersendiri.

"Wisatawan bukan hanya untuk rekreasi saja, tapi juga pengembangan diri seperti pelatihan dan lainnya. Ada juga tujuan wisata yang unik, salah satunya kuliner. Story telling-nya juga penting. Jadi orang tidak hanya foto-foto. Mereka tahu ceritanya, daya tariknya, sampai khasiatnya," jelas Kadisparbud.

Sejauh ini sudah ada 182 karya budaya Jawa Barat yang diakui sebagai WBTB Indonesia. Tahun lalu terdapat 42 karya budaya Jawa Barat yang ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional dan itu menjadi catatan tertinggi sepanjang sejarah.

"Teman-teman kabupaten dan kota, kita dorong bersama untuk terus menggali potensi budaya di daerah masing-masing. Yang penting proposalnya jelas dan bisa dibuktikan otentik," pungkas Kadisparbud.

09/06/2026

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangguluang Mansyur, melepas kontingen pelajar Kota Depok yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat 2026. Pelepasan dilakukan saat apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (08/06/26).

Dalam kesempatan tersebut, Mangguluang mengatakan para atlet yang diberangkatkan merupakan pelajar-pelajar terbaik yang telah melalui proses seleksi. Sebanyak 55 atlet akan mewakili Kota Depok pada empat cabang olahraga yang dipertandingkan di Kota Bandung pada 15–19 Juni 2026.

Ia berharap seluruh atlet dapat menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti Popwilda sekaligus menjaga nama baik Kota Depok.

“Kami berharap para peserta dapat menunjukkan prestasi terbaik selama mengikuti Popwilda dan menjaga nama baik Kota Depok,” ujarnya.

Mangguluang juga berpesan agar para atlet tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan persahabatan selama mengikuti pertandingan.

“Yang terpenting adalah tampil maksimal dan menjunjung sportivitas,” katanya.

Menurutnya, Popwilda merupakan ajang penting bagi atlet pelajar untuk mengukur kemampuan sekaligus menjadi tahapan seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat.

Karena itu, dirinya meminta seluruh atlet mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kondisi fisik, serta bertanding dengan penuh semangat dan kejujuran.

Melalui keikutsertaan pada Popwilda 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berharap kontingen pelajar dapat meraih hasil terbaik dan mengamankan tiket menuju Popda Jawa Barat.

“Jaga nama baik Kota Depok, bertanding yang jujur dan bisa lolos ke Popda,” tutupnya.

08/06/2026

Info Via

📢 PENGUMUMAN PENTING DARI POLDA JAWA BARAT 📢

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua.

Sehubungan dengan perkembangan situasi dan kondisi terkini di wilayah Jawa Barat, dengan ini diumumkan bahwa pelaksanaan OPERASI PATUH LODAYA 2026 RESMI DIUNDUR.

📅 Penundaan ini berlaku sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian.
Kami akan terus memberikan update informasi mengenai jadwal pelaksanaan terbaru melalui kanal resmi Polda Jawa Barat.

Meskipun Operasi Patuh Lodaya 2026 diundur, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk TETAP PATUHI PERATURAN BERLALU LINTAS setiap saat.

Ingatlah selalu untuk:
✅ Mematuhi rambu lalu lintas
✅ Mematuhi aturan berkendara
✅ Melengkapi surat & kelengkapan kendaraan
✅ Mengutamakan keselamatan di jalan raya
Keselamatan adalah KEBUTUHAN, bukan PILIHAN. Mari wujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bersama-sama.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

08/06/2026

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama dengan PT Jabar Environmental Solutions (PT. JES) resmi melakukan Penandatanganan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerja Sama Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka.

Langkah strategis ini menandai babak baru sekaligus memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mempercepat realisasi infrastruktur pengelolaan sampah berbasis teknologi modern dan ramah lingkungan di Jawa Barat.

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) dan Kenichi Ishikawa selaku Direktur PT. JES pada Jumat (5/6/2026) di Kabupaten Indramayu. Pada agenda ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT. PII) dan PT JES serta diikuti dengan penyerahan Perjanjian Regres dari Pemprov Jabar ke PT PII.

Perubahan dan Pernyataan Kembali PKS ini dilakukan untuk mengakomodasi sejumlah penyesuaian teknis, finansial, dan regulasi terkini guna memastikan proyek berjalan lebih akuntabel, efisien, dan berkelanjutan. TPPAS Regional Legok Nangka diproyeksikan mampu mengolah sampah dari wilayah metropolitan Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi), Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang dengan kapasitas mencapai 2.131 ton per hari menggunakan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa keberadaan TPPASR Legok Nangka diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung pengelolaan sampah regional.

"TPPAS Regional Legok Nangka akan mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pembuangan akhir yang telah mengalami keterbatasan kapasitas," ujar Dedi.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan ini, tahapan selanjutnya adalah pemenuhan pembiayaan (financial close) yang ditargetkan selesai pada akhir 2026, diikuti dengan percepatan konstruksi fisik di lapangan.

07/06/2026

Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito menegaskan bahwa penguatan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penguatan Karakter dan Kewirausahaan Mendukung Peningkatan Investasi dan Lapangan Kerja Berkualitas di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kamis (4/6/2026).

"Pembangunan karakter harus dipandang dalam perspektif yang luas, tidak hanya sebagai pembentukan perilaku individu, tetapi juga sebagai fondasi pembangunan manusia yang kompeten dan produktif menghadapi tantangan masa depan," ujar Warsito.

Menurut Deputi Warsito, pembentukan karakter perlu ditanamkan sejak dini melalui keteladanan di lingkungan keluarga maupun sekolah agar sejalan dengan pengembangan kompetensi dan keterampilan generasi muda.

Warsito juga menyoroti tantangan ketenagakerjaan pemuda yang masih perlu mendapat perhatian. Angka pemuda yang tidak sedang menempuh pendidikan, bekerja, maupun mengikuti pelatihan (NEET) masih berada di atas rata-rata nasional di Jawa Barat mencapai 28%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 22%. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan karakter produktif, keterampilan, serta jiwa kewirausahaan bagi generasi muda.

"Keterpaduan sistem inilah yang akan melahirkan karakter yang tangguh, gigih, dan tidak mudah menyerah. Kemenko PMK saat ini juga tengah menyusun instrumen indikator SDM unggul yang lebih holistik dengan mengintegrasikan berbagai data yang ada," tegasnya.

Dalam rakorda tersebut, kementerian dan pemangku kepentingan terkait menyampaikan berbagai program dan kebijakan untuk mendukung penguatan karakter, kewirausahaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong penguatan pendidikan vokasi melalui pendekatan teaching factory.

Want your business to be the top-listed Media Company in Sumedang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address

Sumedang