Odod Entertainment

Odod Entertainment

Share

Photos from Odod Entertainment's post 01/11/2016

Ada peribahasa 'hemat pangkal kaya', tapi apa jadinya jika melakukan penghematan dengan cara extreme? para pembuat meme lucu ini membuat meme tentang 'hemat' bagaimana menjadi kaya dengan cara melakukan penghematan dengan cara extreme.

Photos from Odod Entertainment's post 29/02/2016

Menakar Kesehatan Lewat Kentut

- Sebagai makhluk hidup yang punya metabolisme tinggi, kentut atau buang angin, sudah jadi keseharian manusia. Secara medis, mengeluarkan angin, terutama setelah mencerna makanan atau minuman, sangatlah normal. Artinya, metabolisme tubuh lancar dan pencernaan bekerja optimal.

Satu hal yang kerap mengganggu soal kentut, adalah aromanya. Melansir laman Healthy and Natural World, aroma tak sedap yang sering kali menyertai gas yang keluar dari perut berasal dari sebuah senyawa yang bernama hidrogen sulfida. Senyawa tersebut diproduksi tubuh usai mencerna nutrisi, terutama karbohidrat dan protein.

Tapi, tahukah Anda, tipe kentut dan aromanya, ternyata bisa jadi indikator kesehatan tubuh.

Salah satu contohnya, jika Anda merasa kembung dan mulas, serta harus mengeluarkan gas setelah mengonsumsi produk yang berasal dari susu, itu berarti tubuh Anda mengalami kesulitan untuk memproses laktosa. Beberapa orang memang mengalami masalah intoleransi terhadap laktosa. Dan kondisi ini biasanya membuat kentut seseorang menjadi sangat bau.

Tak hanya intoleransi laktosa, kentut yang sangat bau juga biasanya dikeluarkan oleh orang-orang yang mengalami masalah kronis, seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit celiac, atau infeksi seperti gastroenteritis. Kentut yang sangat bau juga bisa mengindikasikan gangguan sistem pencernaan yang tidak berfungsi dengan baik.

Di sisi lain, kentut yang tidak berbau menggambarkan kondisi kesehatan yang normal. Kadang-kadang kentut yang dikeluarkan hanya merupakan akumulasi udara yang tertelan saat berbicara atau dari air. Kentut tak berbau ini serupa dengan dengan bersendawa, hanya tempat keluarnya saja yang berbeda.

Fakta lain dari kentut yang bisa jadi indikasi kesehatan adalah tentang frekuensinya. Kentut masih terbilang normal bisa ‘keluar’ rata-rata 20 kali sehari. Adapun, frekuensi tinggi buang angin yang disertai kondisi ketidaknyamanan, kembung, atau aroma tidak sedap dapat mengindikasikan alergi makanan.

Sementara itu, kentut yang teratur menggambarkan bahwa tubuh Anda telah mendapat asupan serat yang cukup. Kentut yang teratur juga menunjukkan kalau Anda memiliki koleksi bakteri sehat di dalam usus.

Mencegah Kanker

Kentut adalah campuran dari udara yang masuk ke sistem pencernaan saat Anda bernapas dengan gas yang dihasilkan oleh bakteri dalam usus yang dihasilkan dari proses pemecahan gula dan zat tepung yang sulit dicerna tubuh.

Proses pemecahan tersebut menghasilkan dua sampai enam cangkir gas sehari. Gas itu lantas harus keluar dari tubuh beberapa saat setelah terbentuk.

Tidak hanya berfungsi untuk memonitor kesehatan bagi orang yang mengeluarkan, penghirup aroma kentut juga akan mendapatkan manfaat baik dari kentut. Faktanya, ternyata kentut memang membawa banyak manfaat, disamping aromanya yang kurang sedap.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Exeter, para peneliti menemukan bahwa menghirup senyawa gas yang terdapat pada kentut memiliki manfaat untuk melindungi kerusakan sel mitokondria dan bahkan melawan kanker.

Mitokondria adalah ‘pembangkit tenaga listrik’ dari sel. Menjaga mitokondria dari kerusakan sama dengan menjaga tubuh dari serangan stroke, gagal jantung, diabetes, arthritis, sampai demensia. Mitokondria menentukan apakah sel-sel akan hidup atau mati.

Mitokondria juga memiliki peran untuk mengatur peradangan. Di sisi lain, disfungsi mitokondria juga berhubungan dengan tingkat keparahan penyakit.(Berita Unik)

Photos from Odod Entertainment's post 26/08/2015

hehehe...

Photos from Odod Entertainment's post 20/08/2015

7 Rahasia Tentang P***s yang Anda Belum Tahu

Kenapa p***s pasangan mudah ereksi? Apakah p***s bisa mengkerut? Temukan jawabannya di 7 fakta penting tentang p***s berikut ini, seperti dikutip dari WebMD dan ivillage:

Fakta 1: P***s Tidak Bisa Dikontrol Pikiran
Bagi pria tentu Anda pernah mengalaminya saat p***s tiba-tiba saja ereksi padahal tidak memikirkan seks. Ya, p***s memang bisa ereksi tanpa harus dikontrol oleh pikiran. Kenapa?
Ereksi atau tidaknya p***s dikontrol oleh sistem syaraf yang tidak selalu di bawah kendali kesadaran pria. Impuls dari otak yang terjadi saat seorang pria tidur juga bisa menyebabkan p***s ereksi. Impuls itu bisa bermacam-macam apakah si pria mimpi tentang seks atau memimpikan pekerjaannya yang belum selesai.

Fakta 2: P***s Bisa Semakin Panjang & Besar
Pria yang belum paham kerap resah jika melihat p***snya yang belum dalam keadaan ereksi ternyata tidak sesuai harapannya. Padahal kenyataannya, sampai saat ini, belum ada hubungan yang pasti antara ukuran p***s saat ereksi dengan ketika tidak ereksi.
Studi pada 80 pria menunjukkan peningkatan ukuran p***s dari kondisi normal ke ereksi sangat bervariasi. Ukuran p***s yang diteliti mulai dari 0,6 cm sampai 8,9 cm.
Jadi sebenarnya tidak bisa disimpulkan begitu saja pria dengan p***s besar dalam kondisi normal, akan semakin besar saat ereksi. Begitu juga pria dengan ukuran p***s kecil saat normal, bisa jadi ukurannya saat ereksi akan mengejutkan Anda.

Fakta 3: Bentuk P***s Mirip Bumerang
Anda tahu bukan, bumerang yang merupakan senjata khas suku Aborigin? Jika tahu, ternyata bentuk p***s mirip bumerang.
Jika dilihat secara kasat mata, memang bentuk bumerang itu tidak akan terlihat. Bentuk tersebut baru bisa dilihat setelah dilakukan pengambilan gambar dengan MRI. Seorang peneliti Prancis membuktikan hal itu saat ia meneliti sepasang suami-istri yang bercinta di dalam scanner MRI.

Fakta 4: Sebagian Besar P***s Pria di Dunia Belum Disunat
Menurut laporan dari WHO (World Health Organization) dan Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS), hanya 30% pria berusia 15 tahun ke atas yang alat kelaminnya sudah disunat. Mereka yang disunat adalah pria Muslim dan Yahudi. Pria-pria ini mewakili 70% pria di dunia yang sudah disunat.
Sedangkan di Amerika Serikat, memiliki proporsi tertinggi untuk pria yang disunat karena alasan non religius. 75% pria non Yahudi dan non Muslim di Amerika sudah disunat. Sementara di Kanada, hanya 30% yang sudah disunat dan di Inggris ada 20% serta Australia hanya 6%.
WHO dan UNAIDS belum lama ini merekomendasikan agar seluruh pria melakukan sunat. Rekomendasi tersebut karena telah ditemukan bukti bawah pria yang p***snya disunat lebih rendah risikonya terinfeksi HIV.

Fakta 5: P***s Bisa Mengecil atau Mengkerut
Fakta kelima ini biasanya terjadi setelah seorang pria berendam di air dingin atau berada di suhu yang dingin. “Testikel harus dihangatkan agar efektif menghasilkan sperma dan testosterone,” ujar Ahli Penyakit Saluran Kemih Dr. Joshua Fiske dari New Jersey.

Fakta 6: Dibandingkan Mamalia Lain, P***s Manusia Cukup Besar
Jika dibandingkan dengan hewan lainnya seperti simpanse, alat vital manusia memiliki ukuran yang lebih baik. P***s simpanse hanyalah setengah dari ukuran miliki pasangan Anda. Namun jika dibandingkan dengan ikan paus, p***s manusia kalah jauh. P***s ikan paus panjangnya mencapai 11 kaki atau sekitar 335 cm.

Fakta 7: Kekuatan P***s Tidak Selamanya Baik
Pria seringkali merasa mereka harus terus ereksi untuk bisa memuaskan pasangannya. Untuk itulah mereka kemudian mengonsumsi obat kuat seperti Vi**ra. Padahal kenyataannya, ereksi yang terlalu kuat dan bertahan lama bisa membahayakan juga.
“Jika aliran darah yang menyebabkan ereksi tidak juga stop mengalir ke p***s, komplikasi serius bisa terjadi seperti pembekuan darah,” ujar Dr Fiske.

Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address

Jakarta