Yensawai Raja Ampat
22/10/2025
Tempat ternyaman untuk pulang adalah rumah ❤️
Rindu rumah
22/10/2025
Mahkota memang indah,
Tapi jauh lebih indah kalo Cendrawasih tetap milik hutan Papua.
22/10/2025
22/10/2025
Surat Terbuka untuk Para Pemimpin Papua dan Papua Selatan
Yang terhormat:
- Gubernur Provinsi Papua
- Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP)
- Majelis Rakyat Papua (MRP)
- Kepala Kepolisian Daerah Papua (KAPOLDA)
- Panglima Daerah Militer Cendrawasih (PANGDAM CENDRAWASIH)
- Gubernur Provinsi Papua Selatan
- Dewan Perwakilan Rakyat Papua Selatan (DPRP)
- Majelis Rakyat Papua Selatan (MRP)
Dengan hormat,
Surat terbuka ini saya tujukan kepada Bapak/Ibu sebagai bentuk keprihatinan mendalam atas kejadian pelecehan atribut adat yang dialami oleh Orang Asli Papua (OAP). Kami, sebagai bagian dari masyarakat Papua, merasa sangat terluka dan terhina dengan tindakan yang tidak menghargai nilai-nilai luhur budaya kami.
Atribut adat bukan sekadar hiasan atau simbol, melainkan identitas, sejarah, dan jati diri kami sebagai Orang Asli Papua. Pelecehan terhadap atribut adat sama halnya dengan merendahkan martabat dan eksistensi kami sebagai manusia.
Oleh karena itu, kami menuntut dengan tegas:
1. Investigasi Tuntas: Kami meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi secara tuntas terhadap pelaku pelecehan atribut adat dan membawa mereka ke pengadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.
2. Penegakan Hukum yang Adil: Kami berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya, sebagai bentuk efek jera bagi pelaku lainnya.
3. Perlindungan Atribut Adat: Kami meminta pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk meningkatkan perlindungan terhadap atribut adat Orang Asli Papua. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, dan penegakan hukum yang tegas terhadap setiap tindakan yang merendahkan atau melecehkan atribut adat.
4. Dialog dan Rekonsiliasi: Kami mengajak semua pihak untuk membuka diri terhadap dialog dan rekonsiliasi.
Mari kita membangun Papua yang damai, harmonis, dan saling menghormati perbedaan budaya.
Kami percaya bahwa Bapak/Ibu sebagai pemimpin yang amanah akan mendengarkan aspirasi kami dan mengambil tindakan yang nyata untuk melindungi hak-hak Orang Asli Papua.
Boven Digoel,21 Oktober 2025
Hormat kami,
( Anak Adat )
21/10/2025
🌅❤️
Click here to claim your Sponsored Listing.