Sahabat Indah Peduli
Kematian Mandala memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Rina Zainun dari TRC PPA Kaltim. Ia menyoroti lemahnya pengawasan dan empati dari pihak sekolah serta komite terhadap siswa dari keluarga kurang mampu.
βIni tamparan buat semua. Untuk apa ada data gaji orang tua jika komite hanya sibuk mengurusi iuran atau perpisahan, tapi tidak tahu ada siswa yang menderita karena tidak mampu beli sepatu. Ini mencederai pendidikan kita,β tegas Rina saat mengunjungi rumah duka.
ββ
Jumat 17/4/2026
Lagi galau lihat celana abah Koswara penjual timun. Udah sobek, dijahit seadanya, duh
Tahu2 lewat ibu2 jualan kerupuk pakai sepeda.
Ibu Ati , suami sudah meninggal
Jualan kerupuk utk membiayai anak2 nya sekolah.
Jadi kita Borong Bayar Lebih, kerupuk bu Ati ya
Lalu kita berikan ke Abah Koswara, untuk Abah, Emak, dan cucu2 yatimnya
π diturunkan dari kas rp 100rb
3 kerupuk 15 ribuan dan 2 kerupuk 13 ribuan. Total 71 ribu, dibayar 100ribu
Ibu Ati juga dikasih ketimun jualan Abah yaa
( yang ini dibayar lebih tersendiri, nggak ambil gratis lho ya dari Abah)
Semoga bermanfaat memberi kebahagiaan buat bu Ati dan juga Abah Koswara
Yang mau nitip buat Abah, atau buat bu Ati, boleh yaaa dm / WA
Terimakasih banyaak
Semoga Allah mengangkat derajatmu pak, dan di setiap rugi dan perihmu Allah ganti seketika aamiin
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
44153