KMO Store
13/02/2019
NARASI NEGERI BERDAYA
Dalam perjalanan menyapa banyak sahabat di seluruh negeri, tema-tema diskusi selalu seputaran tentang keadaan bangsa dan bagaimana membuatnya lebih baik. Negara-negara di Asia Pasifik ini relatif memulai pembangunan p***a perang dunia kedua. Startnya sama. Kondisi babak belurnya mirip-mirip. Tetapi mengapa laju pertumbuhan berbeda.
Pendapatan perkapita Republik Indonesia hari ini berada di 4.130$. Jika 1 Dollar sama dengan Rp 14.000,00 . Berarti rata-rata setiap warga negara hanya mendapatkan 57,8 juta setahun. Atau sekitar 5 juta per bulan. Hitungan ini pun adalah pembagian langsung dari 1T$ PDB dibagi 250 juta anak bangsa, dapatnya 4.000$. Kita belum berbicara apakah kekayaan negeri ini terdistribusi merata atau tidak.
Bandingkan dengan data pendapatan perkapita negara asia pasifik berikut :
- Singapura : 55.235$ : 14 kalinya Indonesia
- Jepang : 48.556$ | 12 kali lipat Indonesia
- Korea Selatan : 26.152$ | 6 kali lipat Indonesia, padahal merdeka selisih 2 hari dari Indonesia.
- Malaysia : 11.521$ | hampir 3 kalinya Indonesia.
- Thailand : 6.125$ | 1,5 kalinya Indonesia
Jika ukuran pendapatan per kapita negara maju adalah 7.000$. Maka Indonesia perlu melompatkan PDB hingga 2T (asumsi penduduk terus bertambah). Artinya, sebuah pertumbuhan ekonomi dengan pembesaran 100% dari semula. Dan jika kita hanya bertumbuh 5% per tahun, maka perlu 15 sd 20 tahun bagi negeri ini untuk menjadi negara maju. Apa tidak terlalu lama?
Saya mengawali pengantar ini dengan data, agar kita tidak memulainya dari opini yang tidak ada basis faktanya. Dari fakta riil kondisi ekonomi negeri secara makro, pada tataran mikro kita menghadapi persoalan pertumbuhan ekonomi yang rumit.
Sulitnya produk nasional bersaing dengan produk asing. Tidak lenturnya regulasi terhadap alam dunia usaha. Tidak terciptanya masyarakat yang punya daya beli. Dan kesemuanya itu bermuara pada rendahnya tingkat kesejahteraan.
Akhirnya kita menyadari bahwa tugas memperbaiki negeri ini bukanlah tugas pemerintahan semata, namun juga tugas kita semua sebagai anak bangsa.
*
Mengapa ada bangsa yang mengalami percepatan pertumbuhan lebih cepat, sementara itu, ada bangsa yang tumbuh melambat. @ Cikarang, Indonesia
13/02/2019
1. NOVEL PALING TEBAL YANG PERNAH ASMA NADIA TULIS BASED ON TRUE STORY.
2. TERJUAL 13.730+ EKSEMPLAR SEBELUM DILAUNCHINGKAN.
3. LENGKAP DENGAN BERBAGAI INSPIRASI HIDUP.
4. Isi 2 eksemplar.
13/02/2019
Judul : Single In Love
Penulis : Sinta Yudisia
Cover : Soft Cover
Halaman : -+ 220 Halaman
Berat : 400 gram
Sinopsis :
Menemukan cinta, menikah dengan orang yang diinginkan, adalah dambaan setiap insan. Bagi perempuan, memiliki suami yang mampu menjadi qowwam dan imam dalam segala kriteria, adalah impian. Andromeda dan Venna, dua kakak beradik yang sukses secara karier pun memilikinya. Tapi entah mengapa, memiliki pasangan jiwa tidak selalu menimbulkan kebahagiaan. Apakah suami menunjukkan superioritas ketika menghadapi istri yang melaju dalam kesuksesan? Takut akan keberhasilan dan dominasi perempuan? Apakah lelaki selalu memiliki insting berkuasa dalam segala medan kehidupan?
Kata Orion si bungsu, “lelaki itu sebetulnya punya perasaan lebih peka dari perempuan. Kalau mereka berkata terserah kepada istri, belum tentu maknanya betul-betul terserah. Itu dikatakan supaya tidak menyakiti perasaan istri. Lelaki lebih sensitif!”
Sendiri kadang terasa lebih menentramkan dibanding bersama.
Single adakalanya lebih menenangkan daripada couple yang dipenuhi perselisihan, adu pendapat, pengorbanan, sikap mengalah. Setiap manusia punya garis takdir masing-masing untuk menetapkan dirinya tetap utuh berdua, atau memilih sendiri berpisah. Hanya saja, sampai di titik mana keputusan untuk tetap bersama atau harus berpisah menjadi sebuah garis final?
7 hal penting yang bisa didapat dari novel Single in Love :
1. Seni berbahasa dengan lelaki
2. Seni 'membaca' orang lain
3. Better single or couple?
4. Cara bijak berbuat baik
5. Selaras ego, karier, pernikahan
6. Pelajaran hidup
7. Posisi perempuan
@ Cikarang, Indonesia
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Cikarang