Dalam Dimensi
22/06/2025
Rumus sukses = usaha + doa istri + doa ortu + sedekah + rajin sholat hajat + membuang mentalblock + feelgood + memaafkan orang-orang yang menyakiti + banyak berbuat baik + rendah hati + tidak sombong + karma + tidak menunda bayar utang + ... + ... + ... etc
Dulu, waktu kecil, saya dikasih rumus simple kalau mau berhasil dalam hidup ... Sukses, kuncinya belajar ... Tapi lama-lama, heran juga, ada yang belajarnya sudah rajin, kok masih sering gagal juga, masih bisa apes juga ...
Seiring waktu, ternyata faktor penentu sukses itu tiada terhingga ... Mbuh ... Unlimited ... Semakin kita nanya rumus sukses ke banyak orang, jawabannya berbeda-beda ... Jadi bagaimana? ... Dalam pandangan saya, tugas kita cuman 3 ...
1) Memperbanyak sebab, yang memperbesar kemungkinan mencapai hasil ...
2) Sebisa mungkin menghindari sebab, yang membatalkan hasil ...
3) Berserah kepada Tuhan, karena sedemikian banyak hal / variabel, yang tidak semuanya bisa kita kontrol ...
Lalu apa kesimp**an lainnya? ... Jalan paling cepat untuk jadi "kenthir" (gila), adalah dengan cara memperbesar keinginan / ego, untuk mengontrol semua hal dalam hidup ...
*Arif Rahutomo
19/06/2025
Zero mind alias tidak menilai, dalam keadaan tertentu, jauh lebih mendamaikan, dibandingkan positive thinking ... Saya sering membuktikannya dalam beberapa situasi ...
Pernah, di depan kendaraan saya, ada mobil jalan pelan banget di tengah ... Menghalangi jalan lah ... Saya berpikir positif, mungkin dia ini lagi kebingungan nyari lokasi ... Beberapa waktu berlalu, masih aja begitu itu mobil ... Lalu saya salip dari kiri saat ada celah ...
Eh lhadala ... Itu ternyata mbak yang nyetir lagi telponan, sambil ketawa ketiwi ... Wedhus kowe mbak !! wakakakkk ...
Kenapa jadi "wedhus"? ... Karena saya telah membangun positive thinking, dan ternyata realitanya gak sesuai ... Saat positive thinking, tidak sesuai fakta, kita bisa negative thinking banget loh ... Pikiran kita langsung ekstrim berbalik ke kutub sebaliknya ... Asli sli sliii ... Wkkkkk ...
Kalau saja saya berpikir netral, tidak menilai, maka tidak ada perbandingan, antara prasangka kita dengan realita senyatanya ... Kalau pun pikiran mendadak negative, tidak akan se-ekstrim kalau kita sudah berpikir positive sebelumnya ...
Ini sama saja contohnya, kalau anda jualan, sebelumnya berpikir positive pasti dibeli jualannya ... Lalu realitanya ditolak atau tidak ada yang membeli, anda bakalan jadi negative thinking banget itu ... Tapi kalau zero mind ... Anda jualan ya jualan aja, ikhtiar ... Tapi gak mikir apakah nanti kejual atau tidak ... Maka saat begitu, kalau jualan anda laku ya gak bangga berlebihan ... Kalau ditolak juga enggak "baper" kelewatan ...
So, saat positive thinking, tidak bisa menolong anda ... Saat positive thinking, tidak cukup membaikkan hidup anda ... Cobalah tidak menilai ... Zero mind ... Netral ...
*Arif Rahutomo
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the place of worship
Website
Address
Central Java