Sesi Official

Sesi Official

Share

18/12/2024

Taman Gantung Babilonia (Hanging Garden of Babylon) adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang terletak di Babilonia, Mesopotamia (sekarang Irak).

Taman Gantung Babilonia dibangun oleh Raja Nebukadnezar II dari Kekaisaran Neo-Babilonia untuk istrinya, Ratu Amytis. Menurut legenda, Ratu Amytis merindukan pemandangan alam yang indah seperti di kampung halamannya, Media (sekarang Iran), sehingga Raja Nebukadnezar membangun taman ini untuk membuatnya bahagia.

Taman Gantung Babilonia terdiri dari serangkaian taman yang terletak di atas bangunan yang tinggi, sehingga memberikan kesan "menggantung" di udara. Bangunan ini didukung oleh sistem pondasi yang kuat dan terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan pertama terbuat dari batu bata, kemudian dilapisi dengan lapisan kedap air, dan di atasnya terdapat tanah dan taman. Sistem irigasi yang canggih juga dibangun untuk menyuplai air ke taman.

Taman Gantung Babilonia memiliki beberapa keunikan, antara lain:

1. Sistem irigasi yang canggih: Taman ini memiliki sistem irigasi yang dapat menyuplai air ke seluruh bagian taman, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

2. Arsitektur yang unik: Bangunan taman yang tinggi dan menggantung di udara membuatnya menjadi salah satu keajaiban arsitektur kuno.

3. Kebun yang indah: Taman ini dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman dan bunga yang indah, sehingga menjadi tempat yang sangat indah dan menenangkan.

Credit: expoegypt

12/11/2022

SESI kali ini akan membahas sejarah singkat Pahlawan dari Aceh yaitu Cut Nyak Dhien (Tjut Nyak Dhien). Beliau merupakan Srikandi Indonesia yang berjuang melawan penjajah Belanda demi menjaga keutuhan Aceh dan tegaknya Syariat Islam.

Beliau lahir pada tahun 1848 di Lampadang Aceh Darussalam dan meninggal pada tanggal 6 November 1908 di Sumedang (pada usia 60 tahun). Beliau merupakan sosok perempuan yang sangat ditakuti Belanda karena kecerdasannya dan keberaniannya berperang melawan Belanda.

Cut Nyak Dhien menikah dengan Ibrahim Lamnga seorang pejuang Aceh yang gugur saat perang melawan Belanda. Kemudian beliau menikah dengan Teuku Umar yang memiliki tujuan yang sama yaitu mengusir penjajah Belanda dari Bumi Serambi Mekkah.

Namun Teuku Umar pun meninggal ditembak oleh Belanda saat akan kembali ke Meulaboh pada tanggal 11 Februari 1899. Misi rahasia Teuku Umar dibocorkan oleh penghianat, sehingga Belanda dapat menghalau Teuku Umar yang berakhir dengan gugurnya beliau akibat ditembak di ulu hatinya.

Perjuangan Cut Nyak Dhien tidak berhenti disitu, beliau terus bergerilya untuk mengusir Belanda dari Aceh. Melihat kegigihannya, akhirnya Belanda Pun mendapatkan informasi persembunyiannya dari pengawal pribadinya yaitu Pang Laot.

Pang Laot membocorkan persembunyian Cut Nyak Dhien karena iba melihat sosok Cut Nyak Dhien yang sudah lanjut usia, sakit-sakitan, matanya rabun, dan penyakit encok yang parah. Akhirnya Belanda menangkap dan mengasingkannya ke Sumedang - Jawa Barat.

Hingga akhir hayatnya, Cut Nyak Dhien diasingkan di Sumedang - Jawa Barat. Beliau merupakan Pejuang Perempuan Hebat dari Aceh, contoh emansipasi wanita yang menjunjung tinggi Syariat Islam, suri tauladan dalam berjuang dan berdakwah. SESI haturkan doa terbaik untuk Beliau, kami bisa menikmati kehidupan saat ini berkat jasa Para Pahlawan, salah satunya Cut Nyak Dhien.

Video lengkapnya langsung ke Profile IG atau FB ya teman-teman atau link:
https://youtu.be/ARd6omEI9l4

12/09/2022

Video baru telah release:

https://youtu.be/wJDMJHc5610

28/05/2022

Sesi Official | Wow kota ini berusia 817 Tahun

10/03/2022

Kuburan Massal Tsunami Aceh 2004