Kompas BELU
09/01/2025
Meskipun kita di Indonesia memiliki suku bangsa dan budaya yang berbeda-beda, tetapi hakikatnya kita adalah keluarga besar yaitu Bangsa Indonesia.
Bapak Wakil Presiden kami titip pesan, yang dipersulit itu bukan hanya Ibadah Natal, tetapi Ibadah Hari Minggu juga dipersulit, bahkan sampai ada yang dibubarkan secara paksa.
Sepanjang tahun 2024, setiap bulan bisa terjadi 2 sampai 3 kasus intoleransi seperti pembubaran Ibadah Hari Minggu dan penolakan Ibadah Umat Kristen.
Kami meminta supaya Negara hadir dalam setiap kasus intoleransi. Terima kasih
17/12/2024
*Yang Indonesia butuhkan adalah negara hadir dalam berbagai kasus intoleransi*...... ....... ....... ....... ....... ....... .......
Hal ini dinyatakan pegiat media sosial, Permadi Arya sebagai bentuk protes atas peresmian Terowongan Silaturahmi Gereja Katedral-Masjid Istiqlal Jakarta. Menurutnya terowongan ini cuma simbol-simbol kosong yang sebenarnya tidak dibutuhkan Indonesia. Realitanya di lapangan, Indonesia itu jauh dari kata toleran.
Dia membeberkan, sepanjang 2024 total ada 18 kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia. Diantaranya, pada tanggal 1 Juli terjadi pelarangan ibadah Jemaat GPDI Tarik di Sidoarjo oleh Kepala Desa. Pada tanggal 1 Agustus terjadi percobaan bom bunuh diri di sebuah Gereja di Kota Malang. Pada 2 September terjadi pembongkaran Gereja GBI di Dhamasraya, Sumatera Barat. Pada tanggal 1 Oktober terdapat penolakan Gereja Kanaan di Pondok Karya, Tangerang Selatan. Kemudian pada tanggal 16 November ada ancaman bom di acara wisuda Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Pada tanggal yang sama ada kasus pelarangan ibadah di Cibinong dan pelarangan latihan Koor Natal di Bulukumba.
Memang Terowongan Silaturahmi terlihat hanya sekedar simbol, tapi itu simbol yang tidak bisa diremehkan. Sebagai negara dengan keragaman agama yang besar, simbol seperti ini berperan penting dalam menjaga semangat persatuan dan toleransi. Tetapi pemerintah harus hadir untuk menindak tegas para pelaku intoleran. Pemerintah dan aparat hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku intoleransi tanpa pandang bulu.
LAWAN INTOLERANSI, HADIRKAN HARMONI !!!
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the organization
Website
Address
Atambua
85717